. Sains Box




English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Custom Search

Minggu, 02 Juni 2013

10 Khasiat Dari Buah Naga


Siapa yang tidak tahu buah naga? Dari namanya sudah tentu kita akan teringat dengan sosok ular besar legendaris Cina yang disebut dengan naga. Ya, kenapa buah ini bisa dinamakan buah naga? Mungkin karena batangnya yang memang menjulur berwarna hijau, mirip tubuh naga. Bicara soal naga juga tak luput dari budaya Cina. Tak heran, saat perayaan Imlek, buah ini diserbu mereka yang merayakannya. Bahkan, ada yang meletakkannya di antara 2 ekor patung naga hijau di atas meja altar. Mereka beranggapan, buah naga bisa membawa berkah.

Buah naga memang baru popular di kalangan masyarakat di Indonesia dan di Indonesia sendiri masih jarang yang banyak mengkonsumsi buah naga. Selain sebagai pelepas dahaga ternyata buah naga memiliki banyak manfaat, diantaranya untuk membunuh sel kanker.

Negeri asalnya Meksiko, Amerika Selatan. Pada tahun 1870, seorang pemburu tanaman dari Perancis membawanya ke Vietnam. Ternyata, bisa tumbuh baik. Bahkan, orang Vietnam yang menganut budaya Cina amat tertarik pada buah itu, lalu menamakannya thang loy. Artinya, buah naga. Nama itu kemudian lebih dikenal dengan dragon fruit.

Namanya belakangan jadi buah bibir. Kenapa? Penampilannya, jelas memang menarik. Bulat mengerucut dengan batang segitiga yang tak lazim. Biasanya, segi empat atau malah banyak segi. Tubuhnya dihiasi duri, meski pendek dan tidak mencolok. Sepintas, mirip kaktus. Bobot tubuhnya lumayan, per buah mencapai setengah kilo.


Buah naga merah diketahui mengandung senyawa antara lain seperti gula sederhana, serat alami, betakaroten, kalsium, lemak, fosfor, protein, vitamin B1, B2 dan C, air dan masih banyak lagi lainnya. Kompleksnya kandungan buah naga merah ini berimbas pula pada manfaatnya yang juga beragam.

Nah, sobat Sains Box, berikut ini adalah 10 Manfaat dan Khasiat Buah Naga:

1. Menghambat Penuaan Dini

Anti oksidan yang terkandung dalam Buah naga dapat mengambat proses penuaan dini yang biasa dialami oleh seseorang yang setiap harinya terpapar oleh polusi udara. Kandungan yang terdapat dalam buah naga akan mengeluarkan racun dalam tubuh secara efektif, sama efektifnya dengan buah apel.

2. Mencegah Kanker

Antioksidan selain berguna untuk menghambat penuaan dini juga terbukti ampuh untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh manusia. Buah yang memiliki rasa hambar sedikit manis dengan biji kecil yang dapat dikonsumsi ini dapat dikonsumsi oleh semua lapisan usia. Namun, ada juga seseorang yang tidak menyukai buah lembek ini.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Vitamin C yang terkandung di dalam buah naga cukup tinggi itulah sebabnya mengapa buah ini sangat baik dikonsumsi oleh Anak dalam masa pertumbuhan. Bila Anda sering terkena flu khususnya disaat perubahan musim yang tidak menentu seperti sekarang ini sebaiknya konsumsilah buah naga secara teratur setiap hari.

4. Meningkatkan Nafsu Makan

Jika saat ini Anda sedang mengalami masa dimana nafsu makan turun sebaiknya konsumsilah buah naga. Selain kandungan Vitamin C yang tinggi ternyata di dalam buah naga juga terkandung Vitamin B2 dan B1 yang sudah sejak lama diandalkan oleh dunia pengobatan sebagai penambah nafsu makan khususnya dalam masa penyembuhan dari penyakit.

5. Menurunkan Kadar Kolesterol

Selain Vitamin B2 dan B1 buah naga juga banyak menyimpan Vitamin B3 yang jika dikonsumsi secara teratur dapat menurunkan kolesterol dalam darah secara efektif. Jika kolesterol darah menurun maka seseorang akan dijauhkan dari yang namanya gangguan peredaran darah dan jantung.

6. Memperkuat Tulang dan Gigi

Didalam satu buah naga terdapat kandungan fosfor dan kalsium yang melimpah. Itulah sebabnya jika seseorang mengkonsumsi buah naga secara teratur keadaan tulang dan giginya jauh lebih baik ketimbang seseorang yang tidak pernah makan buah naga. Bagi Anda yang kini menginjak usia senja sebaiknya konsumsi buah naga karena dapat mencegah terjadinya kerapuhan tulang atau osteoporosis.

7. Mencegah Diabetes Melitus

Saat ini penyakit degenatif merupakan momok tersendiri bagi seseorang yang setiap harinya mengkonsumsi makan tak sehat. Apalagi orang tersebut menjalani kehidupan dengan pola hidup tidak sehat, kemungkinan besar dimasa tuanya akan mengalami penyakit degeneratif yang saat ini jumlahnya semakin meningkat mengalahkan penyakit infeksi. Jika Anda sadar akan hal itu dan takut terjangkit Diabetes Melitus sebaiknya mulai sekarang konsumsilah buah Naga karena didalamnya terdapat zat yang efektif untuk mengurangi kadar gula dalam darah.

8. Merawat Kesehatan Mata

Tak hanya Vitamin A yang dibutuhkan untuk menjaga mata agar tetap sehat. Karoten, juga bermanfaat atas kesehatan mata yang kita miliki. Didalam Manfaat Buah Naga terdapat kandungan karoten yang sangat baik untuk mata bila dikonsumsi.

9. Merawat Jantung Agar tetap sehat

Selain olahraga teratur konsumsi makanan sehat juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung. Jika Anda bingung menentukan buah apa yang sehat untuk jantung, sebaiknya pilih Buah Naga untuk jadi sala satu menu makanan sehat Anda mulai sekarang. Kandungan Vitamin C, B1, B2, dan B3 didalam Buah yang dijuluki Dragon Fruit ini sangat baik untuk kesehatan jantung Anda.

10. Merawat Kesehatan Kulit

Jika saat ini Anda sedang mengalami masalah pada kulit khususnya jerawat tak perlu kawatir. Sebab, didalam buah naga terdapat kandungan Vitamin C yang dapat kita andalkan sebagai salah satu cara menghilangkan jerawat secara sehat. Caranya pun cukup mudah, ambil satu buah naga lalu kupas kulitnya, masukkan kedalam blender, haluskan. Masukkan buah naga halus kedalam gelas, ambil airnya dengan sendok usapkan pada wajah. Sisanya bisa diminum sebagai jus segar. Lakukan secara teratur sampai masalah jerawat Anda hilang. Selain itu juga dapat diandalkan sebagai salah satu cara menghilangkan bekas jerawat yang mengganggu pada kulit wajah Anda.

Wow, ternyata banyak sekali ya manfaatnya. Memang tidak semua orang menyukai buah yang satu ini. Tapi jika sudah tahu manfaatnya, apakah tidak mau mencobanya?





(tomcatz, tabloidnova)

Minggu, 05 Mei 2013

Telah Ditemukan Gerbang Neraka di Turki


Satu lagi penemuan yang menghebohkan dunia, telah ditemukan apa yang dianggap sebagai pintu menuju neraka di Turki. Penemuan ini menjelaskan banyak hal mengenai sebuah gerbang yang terkenal dengan nama Pluto Gate pada masanya.

Tidak disangka, ternyata Turki mempunyai gerbang yang bisa membawa sobat Sains Box langsung ke neraka. Peneliti Italia mengumumkan bahwa sebuah gerbang ke neraka telah terbuka dari reruntuhan di sebelah barat daya Turki. Gerbang yang disebut Pluto Gate ini ditemukan pada situs purbakala di kota Phrygian, Hierapolis yang sekarang disebut Pamukkale.

Kata Pluto sendiri berasal dari kata Plutonion dalam bahasa Yunani atau Plutonium dalam bahasa Latin. Pluto melambangkan gerbang menuju dunia bawah dalam tradisi dan mitos Greco-Roman.

“Ruangan ini penuh dengan uap berkabut yang padat hingga menghalangi pandangan. Semua hewan yang melewati uap itu akan langsung mati. Aku melemparkan burung pipit ke dalamnya dan burung itu langsung mati dan jatuh,” tulis seorang ahli geografi Yunani Strabo.

Penemuan gerbang neraka ini dilakukan oleh arkeolog Italia di Istanbul Turki, yaitu tim yang dipimpin oleh Fransesco D’Andria profesor arkeologi klasik dari University of Salento.

Fransesco D’Andria

“Kami menemukan Plutonium setelah merekonstruksi rute ke sebuah sumber air. Ternyata mata air Pamukkale yang mengeluarkan uap putih berasal dari gua ini,” ungkap D’Andria, seperti dilansir oleh Discovery News.

Di dalam gua tersebut peneliti juga menemukan sisa-sisa kuil, kolam renang, serangkaian prasasti yang didedikasikan untuk para dewa, Pluto dan Kore. Konon orang-orang hanya diperbolehkan menonton ritual suci dari jauh karena hanya para tetua keagamaan yang diperbolehkan berdiri di depan portal.

Beberapa ritual yang dilakukan dalam gua ini adalah dengan membawa hewan masuk dalam keadaan hidup, kemudian mengeluarkan mereka dalam keadaan mati. Asap dalam gua tersebut memang sangat mematikan, sehingga jika terlalu dekat, karbondioksida akan membunuh semua makhluk hidup.

Ilustrasi Gerbang Neraka ditunjuk anak panah kuning

Dulu dipercaya bahwa hanya para kasim Cybele, dewi kesuburan kuno, yang mampu memasuki gerbang neraka tanpa mengalami luka atau mati. Mereka menahan napas selama mungkin. Selain bisa menyebabkan kematian, uap yang muncul dari gua ini bisa menyebabkan halusinasi dalam skala kecil.

“Ini adalah penemuan yang luar biasa karena menegaskan dan menjelaskan informasi yang kita dapatkan dari sumber sastra sejarah kuno,” jelas Alister Filippini, peneliti sejarah Romawi di Universities of Palermo, Italia.







(Artikel dan Pengetahuan)

Kamis, 25 April 2013

ALMA, Observatorium Terbesar Di Dunia


Observatorium adalah sebuah bangunan yang ditujukan untuk mengamati langit dalam disiplin ilmu astronomi. Kata Observatorium berasal dari kata “Observatori” yaitu sebagai tempat pengamatan dan mengamati perkembangan sesuatu. Nah, perlu sobat Sains Box ketahui, sebuah observatorium yang diberi nama ALMA (Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array) yang diresmikan baru-baru ini pada hari Rabu (13/03/2013) merupakan observatorium terbesar di dunia.

Berdiri di ketinggian 5000 meter dari permukaan laut, Chajnantor plateau (dataran tinggi Chajnantor), Chili. ALMA dilengkapi dengan 66 teleskop radio berbentuk antena besar yang memiliki diameter tujuh hingga 12 meter.



"Ini merupakan tonggak karena menjadi proyek observatorium terbesar yang pernah terwujud di dunia," kata seorang astronom ALMA, Giani Marconi.

Proyek diharapkan menyediakan informasi yang tidak tersedia sebelumnya yang mungkin membantu para ilmuwan untuk memahami asal-usul alam semesta. Para ilmuwan berharap meneliti gas dan debu yang membentuk bintang dan galaksi.

Giani Marconi mengatakan hal yang menjadikan ALMA spesial adalah di tempat tersebut hampir tidak ada uap.







"Hampir tidak ada uap sama sekali sehingga radiasi yang berasal dari objek angkasa, dari galaksi dan bintang, datang tanpa masalah, tidak diserap oleh atmosfir sendiri," tutur Marconi.

Pembangunan proyek memakan waktu lebih dari 10 tahun dan diperkirakan menekan biaya sebasar US$1,3 miliar, dan mendapat suntikan dana dari Cile, Amerika Serikat, Eropa, Kanada dan Jepang.


Semoga saja dengan berdirinya observatorium ini, akan lebih banyak lagi ilmu astronomi yang bisa kita peroleh.







(memobee)

Jumat, 12 April 2013

Spesies Baru Tarantula Sebesar Muka Manusia


[Sains Box] Satu lagi telah di temukan spesies baru tarantula di daerah utara Sri Lanka, namanya Poecilotheria rajaei. Dengan rentang kaki sekitar 20 sentimeter, tarantula ini sebesar muka manusia. Tak hanya itu, hewan berkaki delapan ini juga dapat bergerak cepat dan memiliki bisa.

Penampakan pertama Poecilotheria rajaei terjadi di 2009 lalu. Ketika itu, seorang penduduk menemukan laba-laba raksasa yang telah mati. "Hewan itu ia berikan ke ilmuwan dari Organisasi Penelitian dan Pendidikan Keanekaragaman Sri Lanka atau BER," tulis IBT Times.

Menurut para ilmuwan, tarantula mati itu tak bisa menjadi rujukan penelitian. Mereka perlu mendapatkan spesimen tarantula raksasa, dalam keadaan hidup, sehingga dapat mempelajarinya.

Selanjutnya, para peneliti itu mulai menjelajahi hutan di utara Sri Lanka. Setelah mencari di antara pohon dan rimba, mereka pun menemukan beberapa tarantula raksasa dalam rumah sakit tua di Mankulam.

"Hewan ini cukup langka," kata peneliti, Ranil Nanayakkara di Mail Online. Pada umumnya, tarantula hidup di pepohonan. Namun deforestasi atau penembangan hutan telah merusak habitat mereka. "Akhirnya tarantula itu masuk ke bangunan tua."

Tarantula ini memiliki tanda khas berwarna kuning pada pergelangan kaki, serta garis merah muda di sekitar perut. Tarantula ini dinamakan Poecilotheria rajaei karena memiliki hubungan dengan laba-laba terbesar di dunia, yang ada di Amerika Selatan. "Laba-laba raksasa itu dijuluki Goliath bird-eater."







(tempo)

Selasa, 05 Maret 2013

Sejarah Miringnya Menara Pisa


Lazimnya sebuah menara itu dibangun dengan posisi yang tegak lurus vertikal. Tapi itu tidak berlaku jika kita melihat kondisi menara Pisa yang terkenal miring itu, bagi yang masih awam pasti akan timbul banyak pertanyaan, salah satunya adalah “mengapa menara Pisa itu miring?”

Nah sobat Sains Box, untuk bisa menjawab pertanyaan itu, ada baiknya kita melangkah mundur memahami sejarah berdirinya menara Pisa tersebut. Sejarahnya lumayan cukup panjang.

Menara miring Pisa (dalam Bahasa Italia: Torre pendente di Pisa) atau yang biasa disebut The Tower of Pisa (La Torre di Pisa) adalah sebuah menara lonceng dari sebuah katedral di kota Pisa, Italia. Menara ini terletak di belakang katedral dan merupakan struktur ketiga di Campo dei Miracoli (keajaiban) Pisa.

Walaupun rencana semula dibangun secara vertikal, menara itu mulai miring ke arah tenggara segera setelah dilakukan konstruksi di tahun 1173, dikarenakan pondasi yang tak sempurna.

Tinggi dari menara tersebut adalah 55,86 km dari permukaan tanah di sisi terendah, dan 56,70 m di sisi yang tertinggi. Lebar alas bangunan itu adalah 4,09 m dan lebar puncaknya adalah 2,48 m. Berat menara ini diperkirakan 14,500 ton dan memiliki 294 anak tangga.


Konstruksi dari Menara Pisa dibangun dalam tiga tahap, yang memakan waktu sekitar 200 tahun. Konstruksi marmer putih di lantai pertama dimulai pada tanggal 9 Agustus 1173, pada masa kejayaan militer dan kemakmuran Italia. Lantai pertama ini dikelilingi oleh beberapa pilar dan walaupun posisinya miring, namun tetap tahan selama berabad-abad.

Ada kontroversi seputar identitas dari arsitek yang membangun Menara Miring Pisa. Selama bertahun-tahun, desain tersebut diyakini dibuat oleh Guglielmo dan Bonanno Pisano, artis lokal kenamaan di abad ke-12, yang terkenal dengan karya perunggunya, khususnya pada karyanya Pisa Duomo.

Bonanno Pisano meninggalkan Pisa di tahun 1185 dan pindah ke Monreale, Sicilia, namun kemudian kembali lagi dan meninggal di tanah kelahirannya itu. Makamnya ditemukan di dasar tower di tahun 1820.

Menara itu pertama kali miring setelah lantai ketiga dibangun di tahun 1178, dikarenakan amblasnya pondasi sedalam tiga meter, akibat pergerakan tanah. Ini berarti bahwa desain dari menara tersebut telah cacat sejak pada awalnya.

Konstruksi dihentikan sementara selama hampir seabad lamanya, karena para warga Pisa hampir terlibat peperangan dengan Genoa, Lucca dan Florence. Selama masa ‘istirahat’ ini, struktur tanah di bawahnya telah kembali stabil. Dan di tahun 1198, dipasang jam untuk sementara pada bangunan yang masih belum tuntas itu.

Di tahun 1272, bangunan itu dilanjutkan kembali oleh Giovanni di Simone, arsitek dari Camposanto. Lantai keempat dibangun untuk mengimbangi kemiringan dari menara ini. Pembangunan kembali dihentikan di tahun 1284, saat Pisa ditaklukan oleh Genoa dalam Pertempuran Meloria.

Pembangunan menara lonceng ini tak selesai terhenti hingga 1372. Setelah itu, Tommaso di Andrea Pisano berhasil menyelesaikan elemen-elemen Gothic dari menara tersebut, dengan memberikan sentuhan gaya Roma. Terdapat tujuh lonceng pada menara tersebut, yang masing-masing mewakili not pada nada. Lonceng yang terbesar dipasang pada tahun 1655.

Begitulah kira-kira sejarahnya mengapa menara Pisa itu bisa miring. Bukan karena sengaja dibangun seperti itu, tapi ada kisahnya sendiri.





(apakabardunia)

Jumat, 01 Maret 2013

Spesies Unik Penghuni Krubera Cave


Sobat Sains Box, akhir-akhir ini, para ilmuwan terus dikejutkan dengan makin banyaknya temuan-temuan baru di dunia serangga. Temuan kali ini adalah temuan yang mungkin tidak disangka-sangka, bayangkan di dalam sebuah gua terdalam di dunia, ternyata ada spesies serangga yang menghuni di dalamnya.

Spesies Arthropoda (hewan dengan kaki beruas-ruas) ditemukan di Gua Krubera-Voronja, gua terdalam di muka Bumi. Kedalaman gua yang terletak di dekat Laut Hitam itu mencapai 2.191 meter dari mulut guanya.

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Gua Krubera (atau Gua Voronya, kadang-kadang disebut Voronja Cave) adalah gua yang dikenal terdalam di planet Bumi ini. Gua ini terletak di Massif Arabika dari Wilayah Gagrinsky-Caucasus Barat, di distrik Gagra Abkhazia-Georgia. Siapa sangka di dalam gua terdalam ini berhasil ditemukan beberapa jenis spesies baru.


Salah satu spesies baru itu adalah Plutomorus ortobalaganensis yang ditemukan pada kedalaman 1.980 meter. Sementara, tiga spesies lain ialah Anurida stereoodorata, Deuteraphorura kruberaensis, dan Schaefferia profundissima.

Seluruh spesies dikategorikan sebagai springtail, jenis serangga primitif tanpa sayap. Hidup di lingkungan yang gelap total, semua makhluk tersebut buta. Kebutaan pada spesies A. stereoodorata dikompensasi oleh reseptor kimia yang sensitif.

Makhluk-makhluk pemakan bangsa jamur dan materi yang terurai itu ditemukan oleh Ana Sofia Reboilera dari University of Aveiro di Portugal dan Alberto Sendra dari Valencia Museum of Natural History di Spanyol. Mereka mengeksplorasi gua pada tahun 2010.

Sebelum penemuan ini, makhluk darat terdalam yang pernah ditemukan adalah Ongulonychiurus colpus (kedalaman 550 meter di gua wilayah Spanyol) dan Tritomurus veles (kedalaman 430 km di gua wilayah Kroasia)

Penemuan spesies ini menunjukkan bahwa makhkuk hidup bisa eksis di lingkungan yang ekstrim, tanpa cahaya dan minim oksigen. Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Terestrial Arthropod Reviews baru-baru ini.

Hmm, ternyata masih banyak sekali misteri yang tersimpan yang mungkin belum sama sekali terjamah oleh kita.





(sains.kompas)

 
BacktoTopRN